Senin, 03 Desember 2012

Me ?

Oke sekarang perkenalan dulu nama ane Septian Rangga, panggilannya emm..... terserah ente deh mau panggil ane apa. Ane lelaki tulen gan bukan maho kayak ente hahaha, piss man.

Tadinya sebelum ane kuliah nih, ane sih pengen mengabdi pada negara di bidang kepolisian atau militer nih, tapi berhubung BELUM diterima ane lanjut kuliah dulu sembari menunggu pendaftaran lagi, Ane kuliah di perguruan tinggi swasta di bilangan depok, inisialnya ( Gunadarma ), Woyyy itu bukan inisial koplak ente.Oh iya Doain ane yah gan semoga diterima AAMIIN.

Pasti ente bingung ya ane nulis bahasanya kaya gini, sorry nih ane udah kebiasaan ngaskus hahahahaha, buat yang belom tau kaskus tuh apaan coba aja ente cari di mbah google, tapi yaudahlah ane jelasin secara singkat aja ya kaskus tuh forum terbesar di indonesia
 
Udah dulu ya gan capek nih ane ngetiknya, Keep Posting Gan.
 

 

 

Jenis-Jenis Pasar, Karakteristik, Serta Kelebihan dan Kekurangannya



  1. Jenis Pasar
    Ciri-ciri
    Persaingan Sempurna
    Monopolistik
    Oligopoli
    Monopoli
    Jumlah Produsen atau penjual
    Banyak penjual, setipa penjual memiliki pangsa pasar yang amat kecil
    Banyak penjual tetapi arti dari tiap penjual tidak terlalu kecil
    Sedikit
    Hanya satu
    Tingkat diferensiasi produk
    Produk persis sama (homogen)
    Produk mempunyai keistimewaan tertentu, namun mungkin saling menggantikan
    Beberapa di antaranya identik, beberapa lainnya terdiferensiasi
    Tidak mempunyai produk pengganti
    Kemampuan produsen menentukan harga
    Tidak dapat menetapkan harga
    Mempunyai kekuasaan untuk menentukan harga
    Ada beberapa kekuasaan pengendalian
    Kekuasaan untuk menentukan harga sangat besar
    Metode pemasarn atau penjualan
    Pertukaran di pasar, lelang
    Iklan , persaingan mutu
    Iklan,persaingan harga, bonus,
    Iklan promosi lewat humas
    Keterlibatan Sektoral dalam perekonomian
    Dalam sektor pertanian, komoditi-komoditi yang dipasarkan secara intenasional
    Sangat umum di segala sektor perekonomian
    Sangat umum di segala sektor perekonomian
    Sarana dan prasarana (utilities), industri-industri yang sangat “dilindungi” karena pertimbangan khusus
    Contoh produk yang diusahakan
    Padi,jagung dan berbagai produk pertanian khususnya tanaman pangan
    Sabun, deterjen,pasta gigi,obat-obatan, kosmetika dan pakaian jadi
    Semen, baja, kertas, pupuk, mesin, mobil, minyak ( di dunia)
    Listrik, telepon,air minum, gas, dan bahan bakar minyak (di Indonesia)
     
  2. Karakteristik pasar monopoli:
    • Hanya ada satu produsen
    • Produsen bebas menentukan harga
    • Adanya hambatan bagi perusahaan lain untuk masuk ke dalam pasar monopoli
    • Output yang besar karena permintaannya banyak
    • Biaya marginal semakin lama semakin menurun, sehingga biaya produksi (AC) makin rendah (decreasing MC dan AC)
    Karakteristik Pasar Persaingan Sempurna
    • Terdapat banyak penjual dan pembeli di dalamnya artinya tidak hanya satu penjual dan pembeli yang ada di dalam pasar, jadi yang menentukan harga bukanlah pembeli atau penjual, tetapi keseluruhan interaksi antara pembeli dan penjual.
    • Barang yang diperjual belikan homogen (serupa), terkadang pembeli tidak dapat membedakan barang produksi suatu perusahaan dengan produksi perusahaan lainnya.
    • Perusahaan dapat dengan bebas keluar masuk pasar tersebut, suatu perusahaan bebas menentukan ingin keluar atau memasuki pasar persaingan sempurna karena hampir tidak ada hambatan bagi perusahaan untuk keluar ataupun masuk ke pasar tersebut.
    Karakteristik Pasar Oligopoli
    • Sedikit produsen dalam suatu pasar, akibatnya keputusan yang diambil oleh satu produsen akan sangat mempengaruhi produsen yang lain. Oleh karena itu Produsen-produsen yang ada  saling bersepakat untuk melakukan tindakan bersama di dalam menentukan harga dan tingkat produksi
    • Produk yang dihasilkan homogen atau sama, ada 2 tipe, yang pertama adalah produsen barang standar atau bahan mentah, yang ke-dua adalah produsen barang yang berbeda corak, biasanya barang akhir atau barang jadi.
    Karakteristik Pasar Monopolistik
    • Terdapat banyak penjual, oleh karena itu suatu produsen hanya memiliki pengaruh yang kecil dalam penentuan harga barang.
    • Barang yang dihasilkan berbeda corak, ini adalah faktor terpenting uang membedakan pasar persaingan monopolistik dengan pasar persaingan sempurna. Secara fisik mudah membedakan produksi suatu perusahaan dengan produksi perusahaan lainnya.
    • Masuk ke dalam industri sangat mudah, hambatan untuk masuk ke dalam pasar ini tidak sesulit dalam pasar monopoli atau oligopoli, tetapi juga tidak semudah dalam pasar persaingan bebas karena butuh modal yang besar untuk menghasilkan barang yang berbeda corak dengan yang sudah tersedia di pasar.

     
  3. Kelebihan Pasar Persaingan Sempurna
    • Harga Jual barang dan jasa adalah yang termurah
    • Jumlah Output Paling banyak sehingga rasio output per penduduk maksimal (kemakmuran maksimal)
    • Masyarakat merasa nyaman dalam mengonsumsi karena tidak perlu membuang waktu untuk memilih barang dan jasa (produk yang homogen)
    • Tidak takut ditipu dalam kualitas harga (informasi sempurna)
    Kekurangan Pasar Persaingan Sempurna
    • Kelemahan dalam hal asumsi
    • Kelemahan dalam pengembangan teknologi
      • Konflik efisiensi keadilan
    Kelebihan Pasar Monopoli
    • Mampu mengakumulasi laba super normal dalam jangka panjang
    • Menghasilkan output yang besar melalui peningkatan efisiensi
    • Mampu meningkatkan investasi ekonomi
      • Meningkatkan kesehatan masyarakat melalui pengaturan harga dua tingkat ( two tier pricing)
    Kelemahan Pasar Monopoli
    • Hilang atau berkurangnya tingkat kesejahteraan konsumen
    • Menimbulkan eksploitasi terhadap konsumen dan pekerja
    • Memburuknya kondisi makroekonomi nasional
      • Membruknya kondisi perekonomian Internasional
    Kelebihan Pasar Monopolistik
    • Daya monopoli yang relatif kecil menyebabkan kesejahteraan yang hilang relatif kecil.
    • Kelebihan kapasitas produksi relatif kecil
      • Kenikmatan konsumen yang tinggi karena beragamnya produk, peningkatan kualias, dan meningkatnya kebebasan konsumen dalam memilih output
    Kelemahan Pasar Monopolistik
    • Permintaan yang sangat elastic
    • Harga jual masih lebih besar daripada biaya marjinal
    • Kapasitas berlebih
    • Jika output ditambah melebihi output keseimbangan, maka akan terjadi kerugian.
    Kelebihan Pasar Oligopoli
    • Hanya sedikit perusahaan dalam Industri membuat saingan juga menjadi sedikit.
    • Oligopoli dengan produk difensiasi lebih mudah memprediksi reaksi-reaksi dari perusahaan lawan
    • Oligopoli dengan produk yang homogen memiliki rintangan masuk ke dalam pasar yang relatif kecil
    Kelemahan Pasar Oligopoli
    • Efisiensi hanya dicapai jika perusahaan memproduksi output dalam skala yang sangat besar
    • Pengambilan keputusan yang sangat kompleks karena terdapat kompetisi non harga
    • Membutuhkan kemampuan manajemen yang sangat baik karena kompleksnya persaingan
    • Pada pasar persaingan sempurna informasi mengenai harga suatu barang dapat diketahui dengan mudah sehingga menghindari abnormal return.
    • Di dalam pasar persaingan sempurna, produk yang dihasilkan disesuaikan sehingga tidak melebihi permintaan.
    • Tidak perlu dilakukan manajemen rumit seperti pada kasus oligopoly skarena harga barang akan sendirinya tercapai oleh keseimbangan antara permintaan dan penwaran yang terjadi secara alamiah.
    • Dalam jangka panjang bentuk pasar yang bersifat persaingan sempurna menjamin diproduksinya barang-barang dengan ongkos yang serendah-rendahnya kerena bila diproduksi dalam ongkos yang besar otomatis produsen akan mengalami kerugian mengingat banyak saingan di dalam pasar persaingan sempurna.

    Sumber : http://recyclearea.wordpress.com/2009/10/21/jenis-jenis-pasar-dalam-ekonomi/

Pengertian Pasar dan Pemasaran

Pasar adalah sebagai tempat bertemunya pembeli dan penjual untuk melakukan transaksi jual-beli barang dan jasa. Sedangkan arti pasar adalah suatu tempat dimana pada hari tertentu para penjual dan pembeli dapat bertemu untuk jual-beli barang. Adapun definsi pasar adalah sebagai mekanisme (bukan hanya sekedar tempat) yang dapat menata kepentingan pihak pembeli terhadap kepentingan pihak penjual. Mekanisme tersebut jangan hanya dimengerti sebagai cara pembeli dan penjual bertemu dan kemudian berpisah, tetapi lebih dari itu harus dimaknai sebagai tatanan atas berbagai bagian, yaitu para pelaku seperti pembeli dan penjual, komoditas yang diperjualdiperjualbelikan, aturan main yang tertulis maupun tidak tertulis yang disepakati oleh para pelakunya, serta regulasi pemerintah yang saling terkait, berinteraksi, dan secara serentak bergerak bagaikan suatu mesin.
 
Pasar dimana para pembeli dan para penjual melakukan interaksi dapat dibedakan menjadi pasar komoditas dan pasar faktor. Pasar komoditas adalah interaksi anatara para pembeli dan paa penjual dari suatu komoditas dalam menentukan jumlah dan harga barang atau jasa yang diperjualbelikan. Sedangkan pasar faktor adalah interaksi antara para pengusaha (pembeli faktor-faktor produksi) dengan para pemilik faktor produksi untuk menentukan harga (pendapatan) dan jumlah faktor-faktor produksi yang akan digunakan dalam menghasilkan barang dan jasa yang diminta masyarakat.
 
Pasar sendiri memiliki tiga fungsi, yaitu: fungsi distribusi, fungsi pembentukan harga, dan fungsi promosi. Sedangkan menurut fisiknya, janis pasar dibedakan ke dalam pasar konkret dan pasar abstark. Pasar konkret merupakan tempat pertemuan antara pembeli dan penjual untuk melakukan transaksi secara langsung. Barang yang dijual belikan juga tersedia di pasar tersebut. Sedangkan pasar abstrak merupakan pasar tidak nyata dimana transaksi antar penjual dan pembeli hanya dilakukan melalui telepon, internet, dll
 
Interaksi yang terjadi antara penjual dan pembeli akan menentuakn tingkat harga suatu komoditas (barang atau jasa) dan jumlah komoditas yang diperjual belikan. Sehingga dalam ilmu ekonomi bila kita berbicara tentang pasar, maka secara otomatis kita akan membicarakan mengenai pertemuan antara penjual dan pembeli, barang/jasa yang dijual, serta harga tertentu atas barang/jasa yang dijual tersebut.
 

Pemasaran adalah proses penyusunan komunikasi terpadu yang bertujuan untuk memberikan informasi mengenai barang atau jasa dalam kaitannya dengan memuaskan kebutuhan dan keinginan manusia.
Pemasaran dimulai dengan pemenuhan kebutuhan manusia yang kemudian bertumbuh menjadi keinginan manusia. Contohnya, seorang manusia membutuhkan air dalam memenuhi kebutuhan dahaganya. Jika ada segelas air maka kebutuhan dahaganya akan terpenuhi. Namun manusia tidak hanya ingin memenuhi kebutuhannya namun juga ingin memenuhi keinginannya yaitu misalnya segelas air merek Aqua yang bersih dan mudah dibawa. Maka manusia ini memilih Aqua botol yang sesuai dengan kebutuhan dalam dahaga dan sesuai dengan keinginannya yang juga mudah dibawa.
Proses dalam pemenuhan kebutuhan dan keinginan manusia inilah yang menjadi konsep pemasaran. Mulai dari pemenuhan produk (product), penetapan harga (price), pengiriman barang (place), dan mempromosikan barang (promotion). Seseorang yang bekerja dibidang pemasaran disebut pemasar. Pemasar ini sebaiknya memiliki pengetahuan dalam konsep dan prinsip pemasaran agar kegiatan pemasaran dapat tercapai sesuai dengan kebutuhan dan keinginan manusia terutama pihak konsumen yang dituju.

Sumber : http://carapedia.com/pengertian_arti_definisi_pasar_info2000.html
                 
                 http://id.wikipedia.org/wiki/Pemasaran